TERIMA KASIH TELAH BELAJAR DI BLOG INI,SELALU KUNJUNGI KIFAYATUL AKHYAR UNTUK BELAJAR FIQIH MADZHAB IMAM SYAFI'I

Jumat, 27 Mei 2011

Hukum Nikah

Hukum nikah sangat erat hubungannya dengan mukhalaf ( pelakunya). Kalau ia (mukhalaf) sudah memerlukan, hukumnya wajib. Kalau ia ( mukhalaf) tidak mampu maka hukumnya makruh. Kalau ia berniat menyakiti isteri maka hukumnya haram. Sedangkan hukum asal dari nikah adalah mubah.

Nikah hukumnya sunnat bagi orang yang memerlukannya.
Syariat nikah berasal dari Al-Qur'a, dan Hadits serta ijma' ulama

Firman Allah swt. :
24:32

Artinya :
                  "Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui"

Jumat, 20 Mei 2011

Syarat Syah Wudlu


Syarat syah wudlu ada 5 :


1. Islam



2. Tamyiz

3. Airnya Suci

4. Tidak ada halangan batin ( Seperti akal tidak sehat )

5. Tidak ada halangan dari Agama ( Seperti haid, nifas, dan lain lain)

Selasa, 17 Mei 2011

Siwak


Siwak ialah membersihkan mulut dan gigi

 


Siwak sangat perlu pada setiap waktu, kecuali orang yang sedang berpuasa sesudah matahari condong kea rah barat. Lebih-lebih dalam 3 keadaan berikut ( siwak sangat diutamakaan pada waktu)
1.       Sewaktu bangun tidur. 

Nabi membiasakannya , seperti  tersebut dalam hadits yang artinya “ Rasullalah saw. Ketika bangun tidur bersiwak. Menurut riwayat lain : menggosok mulutnya dengansiwak”. (HR. Bukhari dan muslim)

2.       Ketika akan shalat (berwudlu). 

Nabi bersabda : “ kalau tidak karena aku merasa berat atas umatku ( khawatir memberatkan) sungguh akan kuperintahkan mereka bersiwak setiap hendak sahlat”.( HR. Bukhari dan Muslim)
3.       Ketika mulut berbau 

( baik karena makan) seperti bau bawang putih, pete, jengkol, atau karena diam yang lama, dll. Dalam riwayat yang lain nabi bersabda :“Dari aisyah ra. Dari nabi saw. Bersabda : shalat (sunat) 2 rakaat (yang di kerjakan ) dengan bersiwak itu lebih baik dari shalat (sunnat) 70 rakaat yang tidak dengan siwak” (HR. Abu Nu’aim)

 

Disamping itu disunahkan juga bersiwak sebelum membaca Al-Quran dadiwaktu giginya menguning karena kotor, walaupun mulutnya itu tidak berbau.
  



kitab kifayatulakhyar, kifayatul akhyar, terjemahan kifayatul akhyar, kifayatul akhyar, buku kifayatulakhyar, kelengkapan orang salih