TERIMA KASIH TELAH BELAJAR DI BLOG INI,SELALU KUNJUNGI KIFAYATUL AKHYAR UNTUK BELAJAR FIQIH MADZHAB IMAM SYAFI'I
Tampilkan postingan dengan label Thaharah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Thaharah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Mei 2011

Syarat Syah Wudlu


Syarat syah wudlu ada 5 :


1. Islam



2. Tamyiz

3. Airnya Suci

4. Tidak ada halangan batin ( Seperti akal tidak sehat )

5. Tidak ada halangan dari Agama ( Seperti haid, nifas, dan lain lain)

Selasa, 17 Mei 2011

Siwak


Siwak ialah membersihkan mulut dan gigi

 


Siwak sangat perlu pada setiap waktu, kecuali orang yang sedang berpuasa sesudah matahari condong kea rah barat. Lebih-lebih dalam 3 keadaan berikut ( siwak sangat diutamakaan pada waktu)
1.       Sewaktu bangun tidur. 

Nabi membiasakannya , seperti  tersebut dalam hadits yang artinya “ Rasullalah saw. Ketika bangun tidur bersiwak. Menurut riwayat lain : menggosok mulutnya dengansiwak”. (HR. Bukhari dan muslim)

2.       Ketika akan shalat (berwudlu). 

Nabi bersabda : “ kalau tidak karena aku merasa berat atas umatku ( khawatir memberatkan) sungguh akan kuperintahkan mereka bersiwak setiap hendak sahlat”.( HR. Bukhari dan Muslim)
3.       Ketika mulut berbau 

( baik karena makan) seperti bau bawang putih, pete, jengkol, atau karena diam yang lama, dll. Dalam riwayat yang lain nabi bersabda :“Dari aisyah ra. Dari nabi saw. Bersabda : shalat (sunat) 2 rakaat (yang di kerjakan ) dengan bersiwak itu lebih baik dari shalat (sunnat) 70 rakaat yang tidak dengan siwak” (HR. Abu Nu’aim)

 

Disamping itu disunahkan juga bersiwak sebelum membaca Al-Quran dadiwaktu giginya menguning karena kotor, walaupun mulutnya itu tidak berbau.
  



kitab kifayatulakhyar, kifayatul akhyar, terjemahan kifayatul akhyar, kifayatul akhyar, buku kifayatulakhyar, kelengkapan orang salih 

Senin, 16 Mei 2011

Bejana emas dan perak



Tidak boleh memakai bejana dari emas dan perak, berdasarkan hadits, Nabi bersabda yang artinya : 
" Kamu sekalian jangan memakai sutera dan jangan minum dengan tempat dari emas dan perak; sesungguhnya benda-benda itu semua untuk orang kafir di dunia (ini) dan untuk kamu (nanti) di akhirat".
(HR. Bukhari dan Muslim)

dalam riwayat Muslim, Nabi bersabda yang artinya :

"orang yang minum dengan tempat (cangkir-gelas) yang terbuat dari emas atau perak, sesungguhnya ia memenuhi perutnya dengan api neraka"
(HR. Muslim)





terjemahan kifayatulakhyar, kifayatul akhyar, kitab kifayatul akhyar

Minggu, 01 Mei 2011

Menyamak Kulit

Hukum menyamak kulit
Kulit bangkai bisa jadi suci dengan disamak, kecuali kulit anjing, kulit babi/ celeng, dan binatang yang lahir dari keduanya ( anjing, babi ).



Ibn Abbas meriwayatkan, bahwa :

إِذَا دُبِغَ الْإِهَابُ فَقَدْ طَهُرَ



Pengertian suci di sini, bahwa : kulit bangkai yang sudah di samak tersebut boleh dipergunakan untuk alat-alat, seperti alat shalat, kantong air, alas tidur, dll. Tetapi tidak boleh di makan.




Sabtu, 30 April 2011

Macam - Macam Air




Air di bagi menjadi 4 macam :


1. Air mutlak
2. Air musyammas
3. Air musta'mal
4. Air yang najis ( terkena najis )


Air mutlak ialah : Air yang suci lagi mensucikan dan tidak makruh untuk bersuci. 
Air mutlak ini bisa untuk menghilangkan  hadast  dan najis.




Air musyammas ialah : air yang terkena sinar matahari sampai panas. Air ini suci dan mensuikan, tetapi makruh untuk dipergunakan bersuci.
Air ini suci, sebab tidak terkena najis. Dan makruh untuk bersuci, berdasarkan hadits yang artinya : " Nabi saw. melarang Aisyah menggunakan air musyammas; beliau bersabda : air itu bisa menimbulkan belang''.


Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibn Abbas, nabi bersabda yang artinya :
" Barang siapa yang mandi dengan air musyammas, kemudian menjadi belang (supak) maka jangan menyalahkan (yang lain) kecuali pada dirinya sendiri ".




Air musta'mal ialah : Air yang sudah di pakai untuk bersuci. Air ini suci tapi tidak  mensucikan , tidak boleh di pakai untuk bersuci. Tetapi kalau belum berubah rasa dan baunya, masih tetap suci berdasar hadits, Nabi bersabda yang artinya : " Allah menciptakan air itu suci, tidak ada sesuatupun yang menajiskannya, kecuali kalau sudah berubah rasa atau baunya".


Termasuk air suci yang tidak mensucikan ialah air yang bercampur dengan benda-bebda suci yang merubah rasa atau baunya.




Air najis, yaitu air yang sedikit (atau banyak) yang terkena najis sehingga berubah rasa dan baunya.  Kalau air itu sedikit (kurang dari 2 kulah ) menjadi najis sebab bercampur dengan najis, baik keadaan berubah atau tidak. Tetapi kalau air itu banyak, menjadi najis sampai berubah rasa atau baunya.


Yang dimaksud air sedikit ialah air yang kurang dari dua kulah, dan air banyak ialah kalau sudah sampai dua kulah atau lebih. Ukuran dua kulah kurang lebih 500 pon Irak atau kurang lebih 200 liter.


ini tambahan buat ngapalin macam macam air

Kamis, 28 April 2011

Air yang boleh di pakai bersuci

 بسم الله الرحمن الرحيم


 المياه التي يجوز بها التطهير سبع مياه ماء السماء وماء البحر وماء النهر وماء البئر وماء العين وماء الثلج وماء البرد 

Air yang boleh untuk bersuci ada 7 macam, yaitu :
  1. Air hujan
  2. Air laut
  3. Air Sungai
  4. Air sumur
  5. Air mata air ( sumber )
  6. Air Salju ( air es )
  7. Air embun 

Tentang air hujan Berdasarkan firman Allah swt. :

8:11

Artinya :
(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mesmperteguh dengannya telapak kaki(mu). (Al Anfal : 11 )


Tentang air laut, Sabda Nabi saw. yang artinnya :
“Ia (Laut itu) suci airnya dan halal bangkainya.” (Disahihkan oleh ibnu hibban, Ibnu sakan, At turmudzi dan Al- Bukhari)


Tentang air Sungai, air sumber, air es, dan air embun berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Ia berkata yang artinya :

" Rasulallah saw. ketika bertakbir dalam shalat diam sebentar sebelum membaca (fatihah) , Saya bertanya : wahai Rasulallah, apa yang tuan baca ? Nabi bersabda : Saya membaca : Ya Allah jauhkan dariku dari kesalahan sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat; Ya Allah bersihkan dariku dari kesalahan sebagaimana dibersihkannya kain yang putih dari kotoran; Ya Allah, bersihkan dariku dari kesalahanku dengan air es dan embun ." (HR. Bukhari dan Muslim).


Tentang air sumur, Berdasarkan hadits yang di riwayatkan oleh Sahl yang artinya 


" Mereka (para sahabat) bertanya : "Ya Rasulallah, Tuan berwudlu dengan air sumur yang budlaah, padahal orang banyak, orang yang haid dan orang yang junub datang kesana ; Nabi bersabda  : air itu suci, sesuatu tidaklah menajiskannya ". 
( Dihasankan oleh At Tirmidzi dan dishahihkan oleh Ahmad dan lainnya)

Thaharah

''Thaharah'' menurut bahasa artinya bersih dan suci. Menurut istilah ( ahli fiqih ) Thaharah yaitu : Membersihkan diri dari hadats atau najis, seperti mandi, wudhu, atau tayamum


والطهارة في اللغة النظافة تقول طهرت الثوب أي نظفته وفي الشرع عبارة عن رفع الحدث أو إزالة النجس أو ما في معناهما أو على صورتهما كالغسلة الثانية والثالثة والأغسال المسنونة وتجديد الوضوء والتيمم وغير ذلك مما لا يرفع حدثا ولا يزيل نجسا ولكنه في معناه قال & أنواع المياه &